Kelompok 4 Sosiologi
Kelas XII.IPS.4
Nama Kelompok:
·
Ainun Masyrifah
·
Fajar Rianingsih
·
Irvan Khasbi Asidiqi
·
Jaka Sena Prakarsa
·
Wahyuni Wijayanti
TUGAS 1
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA
PERUBAHAN SOSIAL
1.Faktor
Internal
a) Perubahan
jumlah penduduk
Pertambahan jumlah penduduk disuatu
wilayah menimbulkan berbagai dempak terhadap lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Penduduk yang jumlahnya berkurang
atau yang berpindah ke daerah lain yang juga menyebabkan kekosongan dalam kelas
social dan pembagian kerja yang sebelumnya telah terbentuk di dalam masyarakat.
Di beberapa masyarakat pedesaan,berkurangnya jumlah penduduk usia produktif
menyebabkan perubahan dalam system pengolahan tanah. Pengolahan dan
pengelompokan tenaga kerja menjadi di dasarkan pada jenis pekerjaannya.
b) Penemuan-penemuan
baru
Kemampuan akal manusia menghasilkan
ide gagasan dan karya karya yang senantiasa berkembang.kemampun ini
dikembangkan melalui percobaan percoban sehingga menghsilkan karya yang lebih
muktahir, baik berupa ilmu pengethuan maupun teknologi.
Suatu
penemuan baru,baik berupa alat maupun gagasan,yang diciptakan oleh
seseorang,atau serangkaian ciptaan para individu,dinamakan discovery. Discovery
akan menjadi invention apabila masyarakat sudah mengakui,menerima,serta
menerapkan penemuan tersebut.
Inovasi adalah suatu proses sosial
dan berkebudayaan yang besar dan terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu
lama. Proses tersebut meliputi suatu penemuan baru, penyebaran unsure
kebudayaan suatu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainya (difusi),
serta akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan.
Contohnya ilmuan marcus yang menemukan mobil.
Faktor-faktor yang menimbulkan penemuan-penemuan
baru adalah sebagai berikut:
1) Kesadaran
individu-individu atas kekurangan yang ada dalam kebudayaanya.
2) Keinginan
untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Hal ini berhubungan dengan sifat manusia
secara umum yang tidak pernah merasa terpuaskan.
3) Adanya
keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh, seperti pemberian hadiah, penghargaan,
atau peningkatan status, sehingga mendorong berbagai aktifitas penciptaan dalam
masyarakat.
C)perentangan dalam
masyarakat
Pertentangan dalam masyarkat dapat terjadi antar
individu, individu dengan kelompok, maupan antar kelompok. Pertentangan kepentingan
tersebut dapat menimbulkan perubahan-perubahn. Misalnya, pertentangan antar
generasi muda dengan generasi tua.
d)pemberontakan dan
revolisi
pemberontakan dan revolusi yang terjadi dalam suatu
masyarakat atau Negara dapat menimbulkan perubahan-perubahan mendasar.
Misalnya, perubahan dari system kerajaan menjadi system demokrasi seperti yang
terjadi dinegara prancis.
E) reformasi
Sesuai arti katanya, reformsi berarti membentuk kembali.
Sebagai suatu proses perubahan, reformasi lebih ditekankan pada upaya untuk
segera memperbaiki struktur kemasyarakatan yang telah rusak atau terancam rusak
dibentuknmenjadi baik kembali. Perubahan ini dilakukan untuk mengembalikan
susunan atau aturan-aturan kehideupan masyarakat.
2.Faktor
Eksternal
a)Lingkungan fisik
bencana alam, antara lain gunung meletus,banjir, gempa
bumi, atau tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan terjadinya kerusakan
lingkungan fisik, sehingga menuntut manusia melakukan adapatasi terhadap
lingkungan yang telah berubah tersebut. Biasanya, untuk bertahan ataupun
mengatasi suatu bencana alam, manusia terkadang lupa melanggar nilai-nilai dan
norma sosial yang telah ada.
b)Peperangan
peperangan selalu berdampak pad tingginya angka kematian,
rusaknya berbagai sarana dan prasarana keburtuhan hidup sehari-hari, kekacauan
ekonomi dan sosial, dan terguncangnya mental penduduk sehingga merasa prustasi
dan tidak berdaya.yang lebih memprihatinkan,peperangan sering berakhir dengan
penaklukan yang diikuti pemaksaan idiologi dan kebudayaan oleh pihak atau Negara
yang menang.
c)
Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain
Kontak dengan
masyarakat lain yang berbeda kebudayaan dapat menyebabkan adanya perubahan
sosial.Kontak dapat terjadi antar etnis didalam suatu kawaan atau yang berasal
dari tempat yang terjauh.interaksi antara orang atau kelompok yang berbeda
etnis dan kebudayaan yang tingggi akan memperluas pengetahuan dan wawasan
tentang budaya masing-masing sehinggga dapat menimbulkan sikap toleransi dan
penyesuaian diri terhadap budaya lain tersebut.sikap toleransi dan penyesuaian
diri ini pada akhirnya akan memborong terjadinya perubahan kebudayaan.
Tugas ke-2 (3-9-2014)
Bentuk-bentuk perubahan social
a.Perbahan
social lambat
perubahan social lambat
disebut evolusi, yaitu perubahan-perubahan yang memerlukan wakyu lama dan ada
serangkaian perubahan-perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat pula.
Ada beberapa teori yang mendasari perubahan lambat yaitu:
1.teori perubahan
unilinier. Manusia dan masyarakat, termasuk kebudayaan, mengalami perkembangan
sesuai dengan tahab-tahab searah.
2.teori perubahan
universal. Perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahab-tahab tertentu
yang tetap, sebab kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi
tertentu,.
3.teori perubahan
multilinier. Menekankan pengamatan terhadap tahap-tahap perkembangan tertentu
dalam evolusi masyarakat.
b.perubahan social
cepat/revolusi
perubahan-perubahan
social yang berlangsung dengan cepat dan menyangkut sendi-sendi dasar kehidupan
masyarakat, dinamakan revolusi. Dalam revolusi, perubahan-perubahan yang
terjadi dapat direncanakan terlebih dahulu. Syarat-syarat suatu revolusi dapat
terjadi:
1.ada keinginan umum
untuk mengadakan perubahan dan mencapai perbaikan dengan perubahan itu.
2.ada
seseorang/sekelompok orang yang dianggap mampu memimpin masyarakat.
3.pemimpin tersebut
harus dapat menunjukan suatu tujuan yang bersifat konkret dan dapat dilihat
oleh masyarakat.
4.harus ada momentum
c.perubahan
social kecil
perubahan social kecil
adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur social, tetapi tidak
membawa pengaruh langsung.
d.perubahan
social besar
perubahan
social besar merupakan suatu perubahan yang akan membawa pengaruh besar bagi
masyarakat.
e.
perubahan social direncanakan
perubahan
social yang direncanakan atau dikehendaki merupakan perubahan yang telah
diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang
hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat.
f.
perubahan social yang tidak direncanakan atau tidak dikehendaki
perubahan social yang tidak direncanakan merupakan
perubahan yang berlangsung begitu saja dan diluar jangkauan pengawasan
masyarakat serta dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat social yang tidak
diharapk
sosiologi :)
BalasHapus