Selasa, 25 November 2014

faktor-faktor terjadinya perubahan sosial (ainun)



Kelompok 4 Sosiologi
Kelas XII.IPS.4
Nama Kelompok:
·         Ainun Masyrifah
·         Fajar Rianingsih
·         Irvan Khasbi Asidiqi
·         Jaka Sena Prakarsa
·         Wahyuni Wijayanti
TUGAS 1

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERUBAHAN SOSIAL

1.Faktor Internal

a)    Perubahan jumlah penduduk

Pertambahan jumlah penduduk disuatu wilayah menimbulkan berbagai dempak terhadap lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Penduduk yang jumlahnya berkurang atau yang berpindah ke daerah lain yang juga menyebabkan kekosongan dalam kelas social dan pembagian kerja yang sebelumnya telah terbentuk di dalam masyarakat. Di beberapa masyarakat pedesaan,berkurangnya jumlah penduduk usia produktif menyebabkan perubahan dalam system pengolahan tanah. Pengolahan dan pengelompokan tenaga kerja menjadi di dasarkan pada jenis pekerjaannya.

b)   Penemuan-penemuan baru

Kemampuan akal manusia menghasilkan ide gagasan dan karya karya yang senantiasa berkembang.kemampun ini dikembangkan melalui percobaan percoban sehingga menghsilkan karya yang lebih muktahir, baik berupa ilmu pengethuan maupun teknologi.
            Suatu penemuan baru,baik berupa alat maupun gagasan,yang diciptakan oleh seseorang,atau serangkaian ciptaan para individu,dinamakan discovery. Discovery akan menjadi invention apabila masyarakat sudah mengakui,menerima,serta menerapkan penemuan tersebut.
            Inovasi adalah suatu proses sosial dan berkebudayaan yang besar dan terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Proses tersebut meliputi suatu penemuan baru, penyebaran unsure kebudayaan suatu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainya (difusi), serta akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan.
Contohnya ilmuan marcus yang menemukan mobil.
Faktor-faktor yang menimbulkan penemuan-penemuan baru adalah sebagai berikut:

1)      Kesadaran individu-individu atas kekurangan yang ada dalam kebudayaanya.
2)      Keinginan untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Hal ini berhubungan dengan sifat manusia secara umum yang tidak pernah merasa terpuaskan.
3)      Adanya keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh, seperti pemberian hadiah, penghargaan, atau peningkatan status, sehingga mendorong berbagai aktifitas penciptaan dalam masyarakat.
C)perentangan dalam masyarakat
            Pertentangan dalam masyarkat dapat terjadi antar individu, individu dengan kelompok, maupan antar kelompok. Pertentangan kepentingan tersebut dapat menimbulkan perubahan-perubahn. Misalnya, pertentangan antar generasi muda dengan generasi tua.
d)pemberontakan dan revolisi
            pemberontakan dan revolusi yang terjadi dalam suatu masyarakat atau Negara dapat menimbulkan perubahan-perubahan mendasar. Misalnya, perubahan dari system kerajaan menjadi system demokrasi seperti yang terjadi dinegara prancis.
E) reformasi
            Sesuai arti katanya, reformsi berarti membentuk kembali. Sebagai suatu proses perubahan, reformasi lebih ditekankan pada upaya untuk segera memperbaiki struktur kemasyarakatan yang telah rusak atau terancam rusak dibentuknmenjadi baik kembali. Perubahan ini dilakukan untuk mengembalikan susunan atau aturan-aturan kehideupan masyarakat.

2.Faktor Eksternal
a)Lingkungan fisik
            bencana alam, antara lain gunung meletus,banjir, gempa bumi, atau tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan fisik, sehingga menuntut manusia melakukan adapatasi terhadap lingkungan yang telah berubah tersebut. Biasanya, untuk bertahan ataupun mengatasi suatu bencana alam, manusia terkadang lupa melanggar nilai-nilai dan norma sosial yang telah ada.
b)Peperangan
            peperangan selalu berdampak pad tingginya angka kematian, rusaknya berbagai sarana dan prasarana keburtuhan hidup sehari-hari, kekacauan ekonomi dan sosial, dan terguncangnya mental penduduk sehingga merasa prustasi dan tidak berdaya.yang lebih memprihatinkan,peperangan sering berakhir dengan penaklukan yang diikuti pemaksaan idiologi dan kebudayaan oleh pihak atau Negara yang menang.
c)                  Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain
Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda kebudayaan dapat menyebabkan adanya perubahan sosial.Kontak dapat terjadi antar etnis didalam suatu kawaan atau yang berasal dari tempat yang terjauh.interaksi antara orang atau kelompok yang berbeda etnis dan kebudayaan yang tingggi akan memperluas pengetahuan dan wawasan tentang budaya masing-masing sehinggga dapat menimbulkan sikap toleransi dan penyesuaian diri terhadap budaya lain tersebut.sikap toleransi dan penyesuaian diri ini pada akhirnya akan memborong terjadinya perubahan kebudayaan.


















Tugas ke-2 (3-9-2014)
Bentuk-bentuk perubahan social

a.Perbahan social lambat
           
perubahan social lambat disebut evolusi, yaitu perubahan-perubahan yang memerlukan wakyu lama dan ada serangkaian perubahan-perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat pula. Ada beberapa teori yang mendasari perubahan lambat yaitu:

1.teori perubahan unilinier. Manusia dan masyarakat, termasuk kebudayaan, mengalami perkembangan sesuai dengan tahab-tahab searah.
2.teori perubahan universal. Perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahab-tahab tertentu yang tetap, sebab kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi tertentu,.
3.teori perubahan multilinier. Menekankan pengamatan terhadap tahap-tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat.
b.perubahan social cepat/revolusi
            perubahan-perubahan social yang berlangsung dengan cepat dan menyangkut sendi-sendi dasar kehidupan masyarakat, dinamakan revolusi. Dalam revolusi, perubahan-perubahan yang terjadi dapat direncanakan terlebih dahulu. Syarat-syarat suatu revolusi dapat terjadi:

1.ada keinginan umum untuk mengadakan perubahan dan mencapai perbaikan dengan perubahan itu.
2.ada seseorang/sekelompok orang yang dianggap mampu memimpin masyarakat.
3.pemimpin tersebut harus dapat menunjukan suatu tujuan yang bersifat konkret dan dapat dilihat oleh masyarakat.
4.harus ada momentum

c.perubahan social kecil

perubahan social kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur social, tetapi tidak membawa pengaruh langsung.

d.perubahan social besar
            perubahan social besar merupakan suatu perubahan yang akan membawa pengaruh besar bagi masyarakat.

e. perubahan social direncanakan
            perubahan social yang direncanakan atau dikehendaki merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat.

f. perubahan social yang tidak direncanakan atau tidak dikehendaki
            perubahan social yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang berlangsung begitu saja dan diluar jangkauan pengawasan masyarakat serta dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat social yang tidak diharapk

1 komentar: